Minggu, 27 Februari 2011

Psikologi Klinis dan Penyuluhan atau Konseling

Merupakan salah satu bidang psikologi terapan yang berperan sebagai salah satu disiplin kesehatan mental dengan menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk memahami , mendiagnosis dan mengatasi berbagai masalah penyakit psikologi (MENS , 2000 : 122) dalam hal ini , mahasiswa diajarkan untuk menguasai prinsip—prinsip dasar tersebut sebagai pondasi aplikasi keilmuannya. Selain itu mereka diharuskan melakukan berbagai riset terhadap perilaku manusia dan menyimak serta memanfaatkan riset-riset yang berhubungan dengan masalah-masalah kesehatan.

Untuk pertama kalinya, organisasi yang mengatur standar psikologi klinis dibentuk pada tahun 1947 oleh Dewan Profesi Psikologi Amerika, yakni American Noard of profesional Psychology. Sekarang ini psikologi klinis berkembang kearah reintegrasi bidang-bidang psikologi lainnya, seperti psikologi sosial, psikologi fisiologis, bidang pendidikan, psikologi kognitif, dan psikologi kesehatan yang mewadahi psikologi klinis (Mensh, 2000:123 dalam Supardan,2008:429). Sedangkan dalam psikologi konseling (counselling psychology) merupakan suatu psikologi terapan yang berusaha menciptakan, menerapkan, dan menyebarkan pengetahuan mengenai pencegahan dan penanggulangan gangguan fungsi manusia dalam berbagai kondisi (Brown dan Lent 1992 dalam Supardan,2008:429). Adapun tujuan bidang psikologi konselling tersebut adalah membantu individu memahami dan mengubah perasaan, pikiran, dan perilaku kejiwaan: mengatasi tekanan mental: menanggulangi krisis: meningkatkan kemampuan mereka dalam menyelesaikan berbagai persoalan (American Psychology Association, 1985 dalam Supardan,2008:429)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar